• Hubungi Kami(024) 7711053
  • Login

Duta Genre (Generasi Berencana) Goes to School

Halo Warga Speduga Kota Semarang, Pagi tadi Duta Genre Goes to School mengunjungi SMP Negeri 23 Kota Semarang untuk sosialisasi tentang Makanan dan kandungan gizinya, kegiatan dilaksanakan pukul 7.15 wib setelah kegiatan pembiasaan pagi sampai selesai. Sosialisasi oleh Duta Genre dilaksanakan di halaman lapangan upacara SMP Negeri 23 Semarang, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 7,8 dan 9 SMP Negeri Kota Semarang. seluruh siswa diminta oleh Duta Genre untuk membawa smartphone nya saat sosialisasi.

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Juara I Duta Genre Kota Semarang tahun 2023, Kegiatan diisi dengan penyampaian materi isi piringku.

kegiatan ini dilaksanakana karena Remaja yang berstatus gizi baik menjadi salah satu upaya pencegahan stunting dan penurunan angka kematian ibu dan anak. Remaja menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014 adalah penduduk dalam rentang usia 10 – 18 tahun. Saat seseorang memasuki masa remaja, anak akan mengalami masa pubertas. Pada fase tersebut, remaja akan mengalami pertumbuhan fisik yang disertai oleh perkembangan mental, kognitif, dan psikis. Tidak terpenuhinya gizi pada masa ini dapat menyebabkan gangguan dan hambatan dalam pertumbuhan remaja.

Program gizi yang diberi nama “Isi Piringku” ini menggantikan konsep makanan empat sehat lima sempurna yang selama ini sudah diketahui di kalangan masyarakat. Isi piringku memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait gizi seimbang. Berikut penjelasan dari “Isi Piringku”:

  1. 1/6 piring makan berupa buah berbagai jenis dan warna.
  2. 1/6 piring berupa lauk pauk protein baik hewani maupun nabati.
  3. 1/3 piring berupa makanan pokok yang terdiri dari karbohidrat kompleks (biji -bijian/beras), artinya membatasi karbohidrat simpleks (gula, tepung-tepungan dan produk turunan dari tepung).
  4. 1/3 piring makan berupa berbagai jenis sayur-sayuran.

setelah itu, dilanjutkan kegiatan tanya jawab dan games tentang materi yang telah disosialisasikan, dan di akhir kegiatan siswa mengintal aplikasi khusus yang dapat digunakan untuk cek nilai gizi pada makanan dan minuman kemasan.